Follow nggiranggi on Twitter

Cari Blog Ini

Pengikut

Selasa, 27 Juli 2010

walking-walking to old city. hahahaha

Senin, 26 Juli 2010 setelah semua jelas akan kepastian nasib-nasib SIM kita smua, kami melanjutkan rencana kami yang hampir gagal karena insiden ketilang. Kita semua melanjutkan pergi ke kota tua nganterin Husni yang kepingin banget ke kota tua karena belom pernah ke kota tua. Sekitar 6 motor langsung berangkat dari pancoran ke kota lewat tebet, manggarai, tamsur,monas,gajah mada, dan berakhir di kota tua. Walau udah cape, tapi demi temen kita yang satu itu kita bela-belain ke kota tua. Disana kita makan ( ada yg makan ketoprak,mie ayam, soto ayam, sate padang, sampai ada yang bawa makanan sendiri karena udh niat ke rumah pitung tapi gak jadi.) setelah selesai makan kita pun foto- foto, tidak lupa si husni foto sendirian. Kata dia “ini buat babe gw, biar dia tahu kalo anaknya udh sampe ke kota tua” , ada ada aja tmn gw yg atu ini. Gak terasa,muka makin tebel karena debu yg nempel ama keringet, jam pun nunjukin jam ½ 6 sore. Akhirnya kita smua pulang ke kampus dilanjutkan ke rumah masing masing. Bener” hari yang melelahkan. Jauh lebih melelahkan dari ke cibodas. 

Senin, 26 Juli 2010

foto" di cibodas






seperti postingan sebelumnya, nih gw kasih foto" di cibodas, banyak sih fotonya, tp gw kasih yg bagus" aja yaa..

TILANG part 2 a.k.a hari apes kelas A


Senin, 26 Juli 2010 kira- kira jam 11.30 siang merupakan hari ter-naas buat kelas A terutama buat gw. alih-alih pengen have fun ke “rumah pitung” malah jadi jalan-jalan ke polda, tp bukan buat jenguk ariel peterpan,melaikan “memperjuangkan” surat izin mengemudi anak” yang kena tilang. Yup, TILANG (biar gampang dibaca, hhe) kita semua (alam, gw, husni, rizki a.k.a kecenk,putri) ditilang di jembatan dari senen menuju cempaka putih oleh polisi dalam acara operasi patuh jaya. Hmm,kita semua ditilang (klo gw yg kdua dalam sebulan ini, kaya general check up aja) karena melewati jembatan tsb. Sebetulnya kita gak ada yang tau klo motor gak boleh lewat situ,tp tetep aja polisi menilang kita, cm satu tmn kita rian ga ditilang,karena “babe” nya adalah (klo ga salah) kapolres kramat. Hmm… sangat pilih kasih memang, giliran anggota polisi dibebaskan,tp warga umum ditindak. Padahal kan sama” salah.harusnya klo dia lolos,kita juga dong? Kan kita temennya rian? Ckkckck..itulah wajah penegak hukum di Indonesia.. ga bener” tegak,giliran ada angin dikit gampang robohnya.

Sabtu, 24 Juli 2010

rihlah ke cibodas..

asiiik... libur udah tiba.. gak tanggung tanggung. ampe lebaran boos...

tp klamaan gak enak juga ya? kbetulan waktu itu rohis ngajakin rihlah ke cibodas, tanpa pikir panjang "genk" anak kelas A pada ikut smua..

pas pertama daftar dikira akan banyak yg ikut.. gataunya cm kelas A aja.. emg deh kelas A tuh pada nurut. hhe..

hari yg "dinanti" pun tiba, smua dateng tepat waktu,kita naik bis "Angin Cepoicepoi" brangkat jam 1/2 10.. ternyata pas udh sampe gadog macet total,, hadooooh ni mau sampe jam brp? grutu gw dlm hati..

akhirnya sekitar jam 1 sampe juga di cibodas dng baju yg udh basah dng keringet bercampur lapar yg tiada terkira. hhe..

sampe sana,kita lgs makan trus shlt zuhur yang di jama' ama ashar krn akan ada "banyak" acara. stelah smua selesai kita diberikan sdikit bimbingan,apa sih Lembaga Dakwah Kampus (LDK) itu? sesudah selesai disiram oleh bimbingan, kita pun games. dan ternyata ikhwan kelas A menang lawan kakak kelas,hhe..

acara brikutnya kita ke curug, lumayan jauh naiknya, tp lumayan lah buat lepas penat. oiya, gw disitu sampe mandi air terjun looh. hha..

sesudah itu kita pulang dr cibodas skitar jam 6 kurang 15 menit. dan sampe jkt jam 10 mlm. hmmm... walo lelah tp alhamdulillah smua senang.

oiya klo mw liat foto" di cibodas tungguin yaa.. pasti tar ada di blog ini

Kamis, 15 Juli 2010

perdebatan tentang ayam dan telur..

sebelumnya maaf, ini copas (copy-paste) dari vivanews. posting ini memperdebatkan tentang duluan mana ayam atau telur? berikut penjelasannya

VIVAnews - Para ilmuwan berhasil menjawab salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur?

Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.

Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.

"Apa yang kami temukan adalah 'kecelakaan' yang menyenangkan. Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang membuat cangkang telur."

Menurutnya, selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam. Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam proses pembuatan telur.

"Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia."

Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang mendekatinya.

"Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya."

Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh. Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).

"Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat proses detail telur secara mikroskopis."

Yang pertama dicari adalah, mengetahui 'resep' yang digunakan ayam untuk membuat cangkang telur.

"Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya dalam semalam."

Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena proteinnya sederhana untuk ditelaah.

Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. "Kami memecahkan teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan."

Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein itu adalah adalah 'tukang bangunan' tanpa lelah, menyusun bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.

Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum menyusun bagian telur yang lain.

Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan, protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. "Itu berati ayam ada duluan sebelum telur."

Tapi, dari mana ayam berasal?

Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman Dinosaurus.

"Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya."

Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa. Penelitian ini juga berimplikasi medis.

"Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi dan tulang, kita bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun kembali tulang manusia."

Sabtu, 10 Juli 2010

tilang part 1


huuuh.. setelah sekian lama ga berurusan sama aparat berwajib (setelah yg terakhir kali pas dompet gw ilang) akhirnya pada hari senin, tanggal 5 juli 2010 jam 17.00 WIB saya diberhentikan polisi karena penumpang dr motor yang saya kendarai ga pake helm ber SNI. tp di kejadian ini ada beberapa keanehan. pertama, kenapa razia diadakan pd jam pulang kantor? bukannya harusan para polisi tersebut melakukan pengaturan jalan agar tdk macet? dan yg ke 2, setiap hari saya naik vespa tidak menggunakan helm ber SNI,tapi kenapa pas razia saya sbg org yg mengendarai ga pernah diberentiin? padahal pas kejadian saya ditilang, temen saya bertindak sebagai pembonceng, apa karena motor tmn saya yg lebih bagus? hmmm.. begitulah keadaan lalu lintas yang ada di Indonesia. MENGENASKAN

Kamis, 08 Juli 2010

isi dari makalah SIM-keamanan sistem

Keamanan Sistem

Di zaman globalisasi seperti sekarang ini, penggunaan teknologi komputer sudah sangat umum baik dikalangan anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua. Bahkan hampir semua perusahaan di kota-kota besar menggunakan sistem informasi yang berbasis komputer. Alasan penggunaan komputer tentu berkaitan erat dengan keamanan informasi-informasi penting dan rahasia milik perusahaan. Karena alasan inilah kami berusaha memaparkan tentang seluk-beluk keamanan sistem informasi. yang paling mendasar adalah pengertian tentang keamanan sistem informasi, ancaman terhadap keamanan system, syarat sistem dikatakan aman, macam-macam keamanan system, access control, contingency plan dan contoh factual dalam kehidupan kita.

1. Pengertian

Keamanan sistem informasi adalah bentuk mekanisme penjagaan / perlindungan terhadap sumber daya informasi perusahaan agar tidak digunakan / dimodifikasi, diinterupsi dan diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi. Keamanan sistem ini dimaksudkan untuk mencapai tiga aspek kebutuhan utama keamanan sistem yaitu :

a) Kerahasiaan / secrecy, diantaranya privasi

Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang terotorisasi dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di system

b) Integritas / integrity

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang terotorisasi

c) Ketersediaan / availability

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan

Masalah penting dalam Keamanan sistem yaitu :

Ø Kehilangan data / data loss

· Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll.

· Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs.

· Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape.

Ø Penyusup / intruder

· Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi

· Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi.

Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password. Sasaran keamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem.

2. Ancaman keamanan sistem

Ancaman adalah aksi yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luar sistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi. Ancaman yang mungkin timbul dari kegiatan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama, yaitu :

Ø Ancaman Alam

Ø Ancaman Manusia

Ø Ancaman Lingkungan

a) Ancaman Alam

Yang termasuk dalam kategori ancaman alam terdiri atas :

· Ancaman air, seperti : Banjir, Stunami, Intrusi air laut, kelembaban tinggi, badai, pencairan salju

· Ancaman Tanah, seperti : Longsor, Gempa bumi, gunung meletus

· Ancaman Alam lain, seperti : Kebakaran hutan, Petir, tornado, angin ribut

b) Ancaman Manusia

Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia, diantaranya adalah :

· Malicious code

· Virus, Logic bombs, Trojan horse, Worm, active contents, Countermeasures

· Social engineering

· Hacking, cracking, akses ke sistem oleh orang yang tidak berhak, DDOS, backdoor

· Kriminal

· Pencurian, penipuan, penyuapan, pengkopian tanpa ijin, perusakan

· Teroris

· Peledakan, Surat kaleng, perang informasi, perusakan

c) Ancaman Lingkungan

Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman lingkungan seperti :

· Penurunan tegangan listrik atau kenaikan tegangan listrik secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama

· Polusi

· Efek bahan kimia seperti semprotan obat pembunuh serangga, semprotan anti api, dll

· Kebocoran seperti A/C, atap bocor saat hujan

Besar kecilnya suatu ancaman dari sumber ancaman yang teridentifikasi atau belum teridentifikasi dengan jelas tersebut, perlu di klasifikasikan secara matriks ancaman sehingga kemungkinan yang timbul dari ancaman tersebut dapat di minimalisir dengan pasti. Setiap ancaman tersebut memiliki probabilitas serangan yang beragam baik dapat terprediksi maupun tidak dapat terprediksikan seperti terjadinya gempa bumi yang mengakibatkan sistem informasi mengalami mall function.

Ancaman terhadap sistem komputer yang dilakukan manusia dikategorikan menjadi 4 ancaman, yaitu :

Ø Interupsi / interuption

Sumber daya sistem komputer dihancurkan / menjadi tak tersedia / tak berguna. Merupakan ancaman terhadap ketersediaan. Contohnya penghancuran harddisk, pemotongan kabel komunikasi.


Ø Intersepsi / interception

Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak diotorissasi dapat berupa orang / program komputer. Contohnya penyadapan, mengcopy file tanpa diotorisasi.


Ø Modifikasi / modification

Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya mengubah nilai file, mengubah program, memodifikasi pesan


Ø Fabrikasi / fabrication

Pihak tak diotorisasi menyisipkan / memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan, menambah record file.





3. Persyaratan Keamanan Sistem Komputer


Suatu sistem komputer baru bisa dikatakan sebagai suatu sistem yang aman jika telah memenuhi beberapa syarat tertentu. Secara garis besar, persyaratan keamanan sistem komputer dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  • Secrecy
    Secrecy berhubungan dengan hak akses untuk membaca data/ informasi dari suatu sistem komputer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data/ informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberi hak/ wewenang.
  • Integrity
    Integrity berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data/ informasi dari suatu sistem komputer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data/ informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang telah diberi hak/ wewenang.

· Availability
Availability berhubungan dengan ketersediaan data/ informasi.pada saat yang dibutuhkan. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data/ informasi yang terdapat pada sistem komputer dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak / berwewenang.

4. Macam-Macam keamanan system

Keamanan sistem terbagi menjadi tiga bagian, antara lain :

· Keamanan eksternal / external security

Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran / kebanjiran.

· Keamanan interface pemakai / user interface security

Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang disimpan

· Keamanan internal / internal security

Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

Petunjuk prinsip-prinsip pengamanan sistem komputer, yaitu :

· Rancangan sistem seharusnya publik

Tidak tergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Membuat proteksi yang bagus dengan mengasumsikan penyusup mengetahui cara kerja sistem pengamanan.

· Dapat diterima

Mekanisme harus mudah diterima, sehingga dapat digunakan secara benar dan mekanisme proteksi tidak mengganggu kerja pemakai dan pemenuhan kebutuhan otorisasi pengaksesan.

· Pemeriksaan otoritas saat itu

Banyak sisten memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (opersi lainnya) tidak diperiksa.

· Kewenangan serendah mungkin

Program / pemakai sistem harusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.

· Mekanisme yang ekonomis

Mekanisme proteksi seharusnya sekecil dan sesederhana mungkin dan seragam sehingga mudah untuk verifikasi.

5. Access control ( pengendalian akses )

Access control merupakan dasar keamanan untuk melawan ancaman dari orang-orang yang tidak berwenang. Mengapa? Alasannya adalah jika orang tidak berwenang ditolak aksesnya ke suber daya informasi, maka parusakan tidak dapat dilakukan. Access control dapat dicapai melalui tiga langkah :

a) Identifikasi pemakai ( user identification )

Pemakai mula-mula mengidentifikasi diri sendiri dengan menyediakansesuatu yang diketahuinya, seperti kata sandi. Identifikasi juga dapat mencakup lokasi pemakai seperti nomor telepon atau titik masuk jaringan.

b) Pembuktian keaslian pemakai (user authentication )

Setelah identifikasi awal terlewati, pemakai membuktikan haknya atas akses denganmenyediakan sesuatu yang ia punyai, seperti smart card atau token, atau suatu identification chip. Pembuktian keaslian pemakaidapat juga dicapai dengan menyediakan sesuatu yang menunjukkan bahwa dialah orangnya, seperti tanda tagan atau suara atau pola ucapan.

c) Otorisasi pemakai

Dengan terlewatinyapemeriksaan identifikasi dan pembuktian keaslian, seseorang dapat diberi wewenang hanya untuk membaca dari suatu file, sementara yang lain mungkin diberi wewenang untuk membuat perubahan.

6. Contingency plan ( perencanaan berjaga-jaga )

Operasi komputer yang memberikan tingkat keamanan yang memadai terhadap penjahat komputer dan bencana alam tidak tercapai dalam semalam. Diperlukan pelaksanaan strategi yang terencana dengan matang. Untuk itu contingency plan sangat penting dalam menunjang keamanan sistem. Perusahaan kebanyakan menggunakan pendekatan dengan beberapa subrencana, tidak bergantung pada satu rencana berjaga-jaga tunggal yang besar karena penggunaan beberapa subrencana memungkinkan untuk penanganan yang lebih spesifik. Sub-rencana yang umum mencakup antara lain :

a. Rencana darurat ( emergency plan )

Menentukan ukuran-ukuran yang memastikan keamanan pegawai jika terjadi bencana alam. Ukuran-ukuran tersebut misalnya mencakup sistem alarm, prosedur evakuasi, dan sistem pemadam api.

b. Rencana cadangan ( backup plan )

Perusahaan harus membuat pegaturan untuk fasilitas komputer cadangan jika fasilitas reguler musnah atau rusak. Cadangan ini dapat dicapai melalui :

· Pengulangan ( redundancy ) yaitu perangkat keras, perangkat lunak, dan data diduplikasi sehingga jika unit rusak, unit cadangan dapat melanjutkan pengolahan.

· Keragaman ( diversity ) yaitu sumber daya informasi tidak dipasang di lokasi yang sama. Biasanya perusahaan menetapkan pusat-pusat komputer terpisah untuk berbagai area operasi mereka.

· Mobilitas ( mobility ) yaitu perusahaan-perusahaan kecil membuat perjanjian perjanjian timbal balik dengan para pemakai lain dari jenis peralatan yang sama sehingga setiap perusahaan dapat menyediakan cadangan bagi yang lain jika terjadi malapetaka. Perusahaan-perusahaan besar dapat mencapai mobilitas dengan mengontrakkan jasa cadangan di hot site atau cold site. Hot site merupakan fasilitas komputer lengkap yang disediakan oleh suatu pemasok bagi pelanggannya untuk digunakan dalam keadaan darurat. Cold site atau sering juga disebut empty shell, dibangun perusahaan pada tempat yang terpisah dari fasilitas komputer utama, dan mencakup hanya fasilitas bangunan bukan komputernya. Komputer diperoleh dari pemasok dan dipasang dalam empty shell jika terjadi bencana.

c. Rencana catatan-catatan vital

Catatan-catatan vital perusahaan berupa dokumen-dokumen kertas, microforms, serta media penyimpanan magnetik dan optik yang diperlukan untuk meneruskan bisnis perusahaan. Rencana catatan-catatan vital menentukan bagaimana catatan-catatan vital akan dilindungi. Selain mengamankan catatan-catatan pada komputer, salinan cadangan (backup copies) harus disimpan dilokasi yang jauh. Semua jenis catatan dapat dipindahkan secara fisik ke lokasi yang jauh, tetapi catatan komputer dapat ditransmisikan secara elektronik. Tiga jasa transmisi elektronik yang sekarang tersedia adalah :

§ Electronic vaulting, melibatkan transmisi elektronik dari file backup secara batch seperti pada akhir hari.

§ Remote journaling, melibatkan transmisi data transaksi saat transaksi itu terjadi. Data transaksi itu kemudian digunakan untuk memperbarui database di tempat yang jauh secara batch.

§ Database shadowing, bentuk backup elektronik yang paling canggih dari catatan-catatan vital, melibatkan pembaruan database duplikat ditempat yang jauh saat terjadinya transaksi.

Dengan membuat beberapa rencana tersendiri untuk tiap jenis kemungkinan, CIO (Chief Information Officers) memastikan bahwa bencana hanya akan menyebabkan tutup sementara dan bahwa perusahaan akan mampu meneruskan operasinya.

Berkaitan dengan keamanan system informasi, diperlukan tindakan berupa pengendalian terhadap sistem informasi. Kontrol-kontrol untuk pengamanan sistem informasi antara lain:

· Kontrol Administratif

Kontrol administratif dimaksudkan untuk menjamin bahwa seluruh kerangka control dilaksanakan sepenuhnya dalam organisasi berdasarkan prosedur-prosedur yang jelas.

· Kontrol Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem

Untuk melindungi kontrol ini, peran auditor sistem informasi sangatlah penting. Auditor sistem informasi harus dilibatkan dari masa pengembangan hingga pemeliharaan system, untuk memastikan bahwa system benar-benar terkendali, termasuk dalam hal otorisasi pemakai system. Aplikasi dilengkapi dengan audit trail sehingga kronologi transaksi mudah untuk ditelusuri

· Kontrol Operasi

Kontrol operasi dimaksudkan agar system beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Termasuk dalam kontrol ini:

Ø Pembatasan akan akses terhadap data

Ø Kontrol terhadap personel pengoperasi

Ø Kontrol terhadap peralatan

Ø Kontrol terhadap penyimpanan arsip

Ø Pengendalian terhadap virus

Untuk mengurangi terjangkitnya virus, administrator sistem harus melakukan tiga kontrol berupa preventif, detektif, dan korektif.

· Proteksi Fisik terhadap Pusat Data

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pusat data. Faktor lingkungan yang menyangkut suhu, kebersihan, kelembaban udara, bahaya banjir, dan keamanan fisik ruangan perlu diperhatikan dengan benar.

· Kontrol Perangkat Keras

Untuk mengatisipasi kegagalan sistem komputer, terkadang organisasi menerapkan sistem komputer yang berbasis fault-tolerant (toleran terhadap kegagalan). Pada sistem ini, jika komponen dalam sistem mengalami kegagalan maka komponen cadangan atau kembarannya segera mengambil alih peran komponen yang rusak

· Kontrol Akses terhadap Sistem computer

Sistem fault-tolerant dapat diterapkan pada lima level, yaitu pada

Ø komunikasi jaringan, toleransi kegagalan terhadap jaringan dilakukan dengan menduplikasi jalur komunikasi dan prosesor komunikasi.

Ø prosesor, redundasi prosesor dilakukan antaralain dengan teknik watchdog processor, yang akan mengambil alih prosesor yang bermasalah.

Ø penyimpan eksternal,terhadap kegagalan pada penyimpan eksternal antara lain dilakukan melalui disk memoring atau disk shadowing, yang menggunakan teknik dengan menulis seluruh data ke dua disk secara pararel. Jika salah satu disk mengalami kegagalan, program aplikasi tetap bisa berjalan dengan menggunakan disk yang masih baik.

Ø catu daya, toleransi kegagalan pada catu daya diatasi melalui UPS.

Ø transaksi, toleransi kegagalan pada level transaksi ditanganimelalui mekanisme basis data yang disebut rollback, yang akan mengembalikan ke keadaan semula yaitu keadaan seperti sebelum transaksi dimulai sekiranya di pertengahan pemrosesan transaksi terjadi kegagala

· Kontrol terhadap Akses Informasi

Ada kemungkinan bahwa seseorang yang tak berhak terhadap suatu informasi berhasil membaca informasi tersebut melalui jaringan (dengan menggunakan teknik sniffer). Untuk mengantisipasi keadaan seperti ini, alangkah lebih baik sekiranya informasi tersebut dikodekan dalam bentuk yang hanya bisa dibaca oleh yang berhak

Studi tentang cara mengubah suatu informasi ke dalam bentuk yang tak dapat dibaca oleh orang lain dikenal dengan istilah kriptografi. Adapun sistemnya disebut sistem kripto. Secara lebih khusus, proses untuk mengubah teks asli (cleartext atau plaintext) menjadi teks yang telah dilacak (cliphertext) dinamakan enskripsi, sedangkan proses kebalikannya, dari chiphertext menjadi cleratext, disebut dekrpisi

· Kontrol terhadap Bencana

Zwass (1998) membagi rencana pemulihan terhadap bencana ke dalam 4 komponen:

Ø Rencana darurat (emergency plan) menentukan tidakan-tindakan yang harus dilakukan oleh para pegawai manakala bencana terjadi.

Ø Rencana cadangan (backup plan) menentukan bagaimana pemrosesan informasi akan dilaksanakan selama masa darurat.

Ø Rencana pemulihan (recovery plan) menentukan bagaimana pemrosesan akan dikembalikan ke keadaan seperti aslinya secara lengkap, termasu mencakup tanggung jawab masing-masing personil.

Ø Rencana pengujian (test plan) menentukan bagaimana komponen-komponen dalam rencana pemulihan akan diuji atau disimulasikan

· Kontrol Terhadap Perlidungan Terakhir

Kontrol terhadap perlindungan terakhir dapat berupa:

Ø Rencana pemulihan terhadap bencana.

Ø Asuransi.

Asuransi merupakan upaya untuk mengurangi kerugian sekiranya terjadi bencana. Itulah sebabnya, biasanya organisasi mengansurasikan gedung atau asset-aset tertentu dengan tujuan kalau bencana terjadi, klaim asuransi dapat digunakan untuk meringankan beban organisasi

7. Contoh Factual

Contoh factual dari kemanan sistem informasi ada banyak. Misalnya virus. Virus pada umumnya akan merusak dan memperlambat proses kerja komputer. Untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan virus, anda harus punya cadangan penyimpanan data atau file system, komputer juga sebaiknya memiliki antivirus, jangan lupa agar antivirus tersebut di update. Ada pula cara lain untuk mengeliminir virus masuk kedalam computer kita misalnya:

1. Jangan membuka atau menerima file yang di dapat dr email, mirc dan messenger kalau anda belum kenal dengan pengirimnya dan belum yakin file itu berisi virus.

2. Kalau anda browser ke situs yang tidak anda kenal, matikan program java & java script. Matikan juga fitur install auto atau install on demand supaya program yang berisi virus tidak akan masuk secara otomatis ke komputer anda.

3. Kalau membuka disket, CD, DVD, USB drive dan media luar apapun bentuknya, scan dahulu dengan program antivirus untuk memastikan itu benar-benar aman.

Tips di atas mungkin akan mencegah masuknya virus ke komputer anda, tapi tidak akan 100% pasti komputer anda tidak terkena virus, bisa saja anda kecolongan. Lebih dari 90% komputer yang terkoneksi di Internet pernah terkena virus